Postingan

Menampilkan postingan dengan label solo

Menyusuri Jalan Pikiran Drs. Yap Tjwan Bing

Gambar
Jl Drs Yap Tjwan Bing di kota Solo Tahukah kamu bahwa di Indonesia ada seruas jalan yang dinamai dengan nama Tionghoa? Bila tidak, ayo ke Solo, Jawa Tengah. Di sana, ada seruas jalan yang bernama jalan Drs. Yap Tjwan Bing. Jalan ini diresmikan pada momentum perayaan Imlek tahun 2008 oleh Joko Widodo, Walikota Solo menggantikan jalan Jagalan.  "Dengan momentum perayaan Imlek 2559 ini, Pemkot Solo memberikan penghargaan setinggi-tingginya untuk tokoh nasional Yap Tjwan Bing sebagai nama salah satu jalan di Solo," kata Joko Widodo seperti yang dilansir dari liputan 6 .   Buat yang belum kenal siapa itu Yap Tjwan Bing, berikut ini aku ringkas profil, kiprah dan gagasan beliau tentang kebangsaan Indonesia. Sebagian besar ringkasan ini aku kutip dari buku otobiografinya yang berjudul Yap Tjwan Bing Meretas Jalan Kemerdekaan: Otobiografi Seorang Pejuang Kemerdekaan terbitan Gramedia tahun 1988.  Yap Tjwan Bing lahir di Slompretan, Solo pada tanggal 31 ...

Aku Jatuh Cinta pada Komnas Perempuan dan Segala Perjuangannya

Gambar
Kantor Komnas Perempuan, diambil dari Tempo.co Tulisan ini aku persembahkan untuk Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau yang biasa kita kenal dengan Komnas Perempuan. Tulisan ini aku beri judul Aku Jatuh Cinta pada Komnas Perempuan dan Segala Perjuangannya. Tulisan ini aku tulis pula sebagai bagian dari merawat ingatan kolektif dan juga sebagai jawaban dari berbagai pihak yang senantiasa bertanya mengapa aku memilih Komnas Perempuan. Aku bagi tulisan ini ke dalam tiga bagian, awal jumpa, jatuh cinta, dan peneguhan cinta. Awal Jumpa. Mungkin ini yang dinamakan Takdir Ilahi. Aku pertama kali berkenalan dengan Komnas Perempuan itu jelang akhir tahun 2011. Waktu itu aku sedang ada di halte busway Bendungan Hilir, aku lupa hendak ke mana. Aku melihat ada sebuah spanduk besar dengan warna pink yang sangat menarik perhatian. Spanduk itu tergantung di halaman kampus Unika Atmajaya, menghadap ke jalan Sudirman. Di spanduk itu ditulis Kampanye 16 Hari untuk ...

Saling Berebut Rekor di Piala Indonesia

Final Piala Indonesia 2010 antara Arema Indonesia melawan Sriwijaya FC menjanjikan pertarungan sengit. Partai final yang rencananya akan digelar 1 Agustus nanti di Stadion Manahan, Solo bisa dikatakan final ideal. Kedua tim mampu menunjukkan penampilan menawan sebelum mencapai partai puncak. Arema sukses mengalahkan Persib Bandung di 8 besar, dan Persik Kediri di babak semifinal. Sriwijaya FC mengandaskan Persebaya Surabaya dan Persipura Jaya Pura sebelum mencapai partai final. Selain menjanjikan pertandingan yang sengit, partai final kali ini juga menjanjikan lahirnya banyak rekor baru. Masing-masing tim berpeluang menghasilkan rekor baru baik Arema maupun Sriwijaya. Bila Arema menang, Arema akan menjadi tim pertama yang mampu meraih Piala Indonesia sebanyak 3 kali. Tidak hanya itu, Arema juga akan menyamai rekor Sriwijaya, menjadi tim yang mampu mengawinkan gelar juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia dalam satu musim kompetisi. Bila Sriwijaya yang menang, Sriwijaya akan menjadi t...