Postingan

Menampilkan postingan dengan label perhumas

Trend Media Sosial dan Public Relations di 2017

Gambar
Perhumas Coffee Morning, "Trend Media Sosial dan Public Relations di 2017" Jumat, 16 Desember kemarin, aku menghadiri Perhumas Coffee Morning yang membahas Trend Media Sosial dan Public Relations tahun 2017 di Wisma Antara, Jakarta. Perhumas Coffee Morning ini terasa spesial karena juga merupakan bagian dari perayaan ulang tahun Perhumas yang ke-44! Selamat ulang tahun, Perhumas!  Hadir dalam Perhumas Coffee Morning tersebut, 4 orang narasumber yang ketjeh badai dalam dunia kehumasan, yakni Marianne Admardatine (managing director Ogilvy PR), Deva Rachman (Head of Corporate Communications Group of Indosat Ooredoo), Harry Deje (Digital Technology Burson Marsteller) dan Meidyatama Suryodiningrat (Presiden Direktur Kantor Berita Antara). Agung Laksamana, ketua BPP Perhumas dalam pembukaan mengatakan bahwa satu-satunya yang pasti di dunia ini adalah perubahan. Tantangan ke depan bagi dunia kehumasan akan semakin kompleks. Persaingan akan semakin ketat karena posisi P...

Menjadi Public Relations yang Kreatif

Gambar
Perhumas Coffee Morning - Creative PR: Thinking Outside the Box "Seorang Praktisi Public Relations harus kreatif, karena anggarannya paling minim (dibanding divisi marketing, dan sales), tapi hasil yang diharapkan paling besar" ~ Heri Rakhmadi, Wakil Ketua Perhumas Indonesia Kutipan di atas merupakan sambutan dalam pembukaan Perhumas Coffee Morning - Creative PR: Thinking Outside the Box di Erasmus Huis, 20 Mei 2016. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Yoris Sebastian (OMG Consulting), Samuel Mulia (Majalah Clara Indonesia), Marlene Danusutedjo (Marcomm JW Marriot) dan Michael Rauner (Direktur Erasmus Huis). Ini pertama kalinya aku ikut acara perhumas, rasanya senang kali. Aku mendapat banyak insight baru dalam berpikir tentang kehumasan. Materi pertama disampaikan oleh tuan rumah, Michael Rauner yang mengatakan Erasmus Huis sudah terlalu kuno sebagai sebuah pusat budaya. Michael ingin meremajakan Erasmus Huis, mengikuti perkembangan zaman. Ia ing...