Postingan

Menampilkan postingan dengan label imlek

Liburan Seru Imlekan di Lasem

Gambar
Salah satu tembok di kawasan pecinan Lasem Halooo semua! Mohon maaf nih, lama enggak nulis, maklum baru pulang liburan Imlek dari Lasem, Jawa Tengah. Nah, di postingan kali ini, aku akan menceritakan pengalamanku, liburan seru ke Lasem "Tiongkok Kecil".  Pertama-tama, kita kenalan dulu sama Lasem. Lasem secara administrasi merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pusat kota Lasem ada di sepanjang jalan pantura yang menghubungkan sekitar dua puluh desa. Jumlah penduduk di Lasem, kurang lebih empat puluh lima ribu orang (Sensus 2012).   Untuk ke Lasem dari Jakarta, ada banyak pilihan moda transportasi, bisa naik bis langsung ke Lasem, atau naik kereta api/pesawat ke Semarang, lalu nyambung bis ke Lasem. Kalau aku sih lebih baik naik bis, biar enggak repot ganti kendaraan. Selain itu, juga agar bisa menikmati romantisme jalan raya pantura, yang dulunya bernama jalan raya pos. Perjalanan dengan bis dari Jakarta ke Lasem sekitar 12-14 j...

Selamat Imlek 2561

Gambar
Tahun baru Imlek 2561 sudah tiba, hahaha. .. Saya mengucapkan selamat Imlek, Semoga kita mendapat berkah yang berlimpah ruah di tahun macan ini. 恭 禧 發 財

Imlek itu Bukan Masalah Agama, tapi Etnis..

Gambar
Imlek atau Sin Cia merupakan suatu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh etnis Tiong Hua di mana pun ia berada. Perayaan itu bermula dari tradisi para petani di negeri China dalam menyambut musim semi. Imlek jatuh pada tanggal 1 bulan 1 menurut perhitungan tahun Imlek. Imlek tahun ini bertepatan dengan hari kasih sayang yakni 14 Pebruari 2010. Hanya tinggal beberapa hari lagi dari hari pemostingan tulisan ini. Namun, di tempat asal saya di ujung pulau Sumatera masih sering terjadi pemadaman listrik. Alasannya klise, Listrik tidak mencukupi sehingga dilakukan pemadaman bergilir. Beberapa hari lalu, salah satu teman facebookers saya sampai menulis kekecewaannya terhadap PLN karena masih seringnya pemadaman listrik walau perayaan Imlek hanya tinggal beberapa hari lagi. Dia kira-kira menulis seperti ini, "Mengapa ketika umat Buddha hendak merayakan Imlek terjadi pemadaman listrik. . ." Melihat tulisan itu, hati saya sempat tergelitik. Ada kata Buddha dan Imlek, seolah-olah kata-...