Postingan

Menampilkan postingan dengan label masruchah

Audiensi Komnas Perempuan ke Kompas TV

Gambar
  suasana audiensi  Komnas Perempuan melakukan audiensi ke Kompas TV (16/4/2013). Audiensi yang dilakukan di ruang rapat gedung Kompas TV, lantai 5, pukul 14.00 WIB ini, dengan tujuan untuk pengenalan dan sosialisasi mengenai isu-isu perempuan kepada para praktisi di media. Komnas Perempuan diwakili oleh Masruchah, selaku wakil ketua Komnas Perempuan dan Arimbi Heroepoetri selaku ketua Subkom Pemantauan. Kedua orang komisioner tersebut ditemani rekan-rekan dari Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas). Dalam kesempatan itu, Komnas Perempuan menyampaikan bahwa idealnya media massa, khususnya televisi bisa memberitakan peristiwa yang lebih arif dan bijak menyangkut perempuan yang menjadi korban. Selama ini media seringkali melakukan penyiaran dan pemberitaan yang tidak menggunakan perspektif perempuan sebagai korban bahkan sering kali membuat perempuan semakin terviktimisasi oleh media. Ini terlihat dengan masih maraknya penyiaran dan pemberitaan dengan menuliskan identita...

Korban Kekerasan Seksual, Dilecehkan Pelaku dan Media

Gambar
Suasana Diskusi di Komnas Perempuan Ibarat kata pepatah, “ sudah jatuh tertimpa tangga pula”, begitulah nasib korban kekerasan seksual. Sudah menjadi korban oleh pelaku, menjadi korban lagi dari pemberitaan media yang mengstigmatisasi korban. Pemberitaan media yang secara gamblang menyebut identitas korban semakin membuat korban kejahatan seksual merasa tak berharga, lemah, terbuang, murung, mengucilkan diri, dan tak berdaya. Padahal sudah jelas, tertuang dalam Kode Etik Jurnalistik, pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.” Namun, masih banyak media yang memilih untuk mempublikasikan korban kejahatan seksual. Alih-alih membantu, pengungkapan identitas ini malah membuat korban kejahatan seksual mengalamai trauma karena masyarakat semakin mengetahui permasalahan yang dihadapi. Rabu, 11 Januari 2012 kemarin, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) m...