Postingan

Menampilkan postingan dengan label feminisme

Menulis dengan Prespektif Feminis di Pasar Santa

Gambar
Suasana diskusi di Post Pasar Santa Kalau biasanya hari Minggu selalu aku habiskan dengan berlenyeh-lenyehan, kali ini tidak demikian. Minggu lalu, 10 Januari, aku habiskan dengan mengikuti sharing session Menulis dengan Prespektif Feminis di Post Pasar Santa . Sungguh sebuah pengalaman yang menyenangkan, bisa berkumpul dengan penulis dan feminis muda! Pagi itu dengan sedikit tergesa-gesa, aku memesan GrabBike dan langsung tancap gas menuju Pasar Santa di Kebayoran Baru. Ini pertama kalinya aku ke Pasar Santa, yang katanya sangat ngehips sekali di kalangan Anak Gaul Jakarta. Persentuhanku dengan Pasar Santa meninggalkan kesan yang baik, sayangnya pagi itu, belum banyak kios yang buka.  Berjalan pelan menyusuri lorong-lorong sambil mengamati lekat-lekat suasana pasar, akhirnya aku tiba di Post yang berada di tengah-tengah lantai atas Pasar Santa. Tidak seperti kios-kios lain di Pasar Santa yang menawarkan makanan dan minuman, Post menjadikan buku sebagai jual...

Jadi Laki-Laki Feminis, Mungkinkah?

Gambar
Majalah Femina, edisi 15-21 Agustus 2015, halaman 61 Sebelum kamu meneruskan membaca tulisan ini, baiknya kamu ke toko buku atau kios majalah dulu. Lalu, kamu beli Majalah Femina, edisi 15-21 Agustus 2015 yang cover depannya, kak Anindya Kusuma Putri, Putri Indonesia 2015. Setelah majalah Femina nya ada di tangan kamu, langsung saja dibuka halaman 61, karena ada aku di situuuu! Ha Ha Ha! Di halaman ke-61 itu, dimuat sebuah tulisan, hasil wawancara seorang kawan reporter Femina dengan diriku terkait bagaimana aku (sebagai laki-laki) bekerja di tempat kerja yang mayoritas perempuan. Menurut reporternya, cerita tentang perempuan yang bekerja di tempat kerja yang mayoritas laki-laki sudah biasa, dia butuh narasi yang sebaliknya. Tulisan hasil wawancara via email ini pun lalu dimuat di majalah Femina edisi 15-21 Agustus 2015 dan diberi judul "Eksis di Sarang Wanita", dan sub judul "Jadi Pria Feminis".  Menjadi pria atau laki-laki feminis bukan perkara muda...