Postingan

Menampilkan postingan dengan label seks

Sabtu Seru Diskusi Hubungan Seks

Gambar
Diskusi Urban Women Sabtu dan mendung tidak menjadi penghalang bagiku untuk mengikuti diskusi tentang hubungan seksual dalam relasi yang diadakan oleh komunitas Urban Women. Diskusi ini diselenggarakan di Nutrifood Inspiring Centre, Apartement Menteng Square, Matraman. Diskusinya berjalan seru. Ada dua narasumber yang hadir, N. Bimantoro Elifas, seorang psikolog dan dr. Endi Novianto, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.  Dokter Endi memulai presentasinya dengan memaparkan ragam penyakit kelamin, mulai dari raja singa sampai herpes. Di Indonesia, penyakit kelamin dianggap sebagai aib, sehingga jarang ada yang memeriksakannya ke dokter. Informasi tentang penyakit kelamin, kebanyakan bersumber dari google, yang sebenarnya belum tentu keakurasiannya. Dalam diskusi ini, aku sampaikan bahwa banyak sekali dokter yang dalam menjalankan tugasnya, justru menghakimi latar belakang pasien. Penghakiman macam ...

Jugun Ianfu Termuda itu bernama Sri Soekanti

Gambar
Sri Soekanti Tulisan ini aku dedikasi untuk para nenek-nenek penyintas Jugun Ianfu yang kini masih berjuang untuk memperoleh hak-haknya. Tulisan ini juga aku persembahkan ke kamu-kamu yang tidak pernah mendengar apa itu Jugun Ianfu. Anggap saja ini bagian dari merawat ingatan, meneruskan cerita, agar kita tidak lupa tentang suatu peristiwa tragedi. Mari bertaruh, berapa banyak dari kamu yang pernah mendengar istilah Jugun ianfu? Aku pun begitu. Istilah Jugun Ianfu baru aku kenal kurang dari 6 bulan ini. Ini istilah yang baru aku dapat ketika aku bergabung dengan Komnas Perempuan. Jugun Ianfu merupakan praktik perbudakan seksual yang dilakukan oleh militer Jepang saat mereka mengobarkan perang Asia Timur Raya tahun 1931-1945. Sebagaimana perang-perang atau konflik-konflik lainnya, kita hanya tahu siapa yang menang dan kalah. Kita hanya tahu strategi kemenangan yang ditulis oleh pemenang. Kita tidak pernah tahu narasi-narasi para perempuan korban di daerah konflik. Hal...

Cerita di Balik Workshop HIV/AIDS oleh Yayasan Aids Indonesia

Gambar
Mira Fajar (UNAIDS) saat memberikan gambaran persebaran HIV/AIDS Menjelang Hari Aids sedunia, Yayasan Aids Indonesia (YAI) menyelenggarakan workshop mengenai kampanye efektif penanggulangan permasalahan HIV & AIDS di kalangan muda. Workshop ini bertempat di ruang rapat PB Pelti, di komplek Gelora Bung Karno dan berlangsung selama 2 hari, 19-20 November 2011. Workshop ini mengundang para anak muda dari berbagai SMA, SMK dan Universitas. Saya dan teman saya @Eilianamele beruntung bisa mewakili Universitas Tarumanagara hadir pada workshop tersebut. Workshop selama 2 hari tersebut menghadirkan Mira Fajar (UNAIDS) sebagai pembicara dan berhasil mengumpulkan ide-ide dari kawula muda untuk menanggulangi masalah HIV/AIDS. Tak cukup bicara untuk selesaikan persebaran HIV Ada sedikit cerita menarik mengenai acara tersebut. Di workshop tersebut para peserta dibagi ke dalam kelompok. Nah, saya kebetulan sekelompok dengan 2 mahasiswi dari kampus swasta ternama dan seorang s...