Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kartini

Ong Pik Hwa, Sang Kartini dan Superwoman Indonesia

Gambar
Ong Pik Hwa (kedua dari kanan) dan keluarga Sebentar lagi kita akan memperingati hari Kartini, sebagai simbol perjuangan kaum perempuan melawan budaya yang tidak adil gender. Namun, di postingan ini aku tidak akan menulis tentang sosok Kartini, karena tentunya sudah banyak yang menulisnya. Di postingan kali ini, aku akan menulis tentang sosok Ong Pik Hwa yang dijuluki "superwoman" oleh Myra Sidharta.  Siapa Ong Pik Hwa dan mengapa ia dijuluki "superwoman" ? Mari kita berkenalan! Oh ya, sebelum berkenalan, aku mau bilang bahwa hampir sebagian besar dari tulisan ini dikutip dari buku Biografi Delapan Penulis Peranakan: Dari Penjaja Tekstil sampai Superwoman karya Myra Sidharta. Ong Pik Hwa lahir pada 1906, tahun kuda api. Menurut perhitungan Tionghoa, perempuan yang lahir di tahun kuda api mempunyai sifat mandiri dan berani menghadapi segala tantangan. Ayahnya bernama Ong Ban Djoen, seorang pengusaha kayu yang sangat terkenal di Ungaran. Ong Ban Djoen ba...

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Gambar
Dian Sastro sedang membicarakan pemikiran Kartini. Sumber foto: @FeminaMagazine Rasa-rasanya aku tidak tahan juga untuk tidak mengomentari insiden yang sedang Dian Sastro alami saat ini, yang membuat heboh seluruh jagat media sosial tanah air. Tentu pembaca sudah tahu insiden yang dimaksud. Tak lain dan tak bukan adalah tersebarnya video yang memperlihatkan Dian Sastro menepis tangan penggemarnya yang hendak mengajaknya berfoto bersama.  Seperti yang aku kutip dari beritagar , rekaman pendek itu dibuat saat Dian berjalan di lorong sebuah bioskop ketika tengah mempromosikan film Kartini yang dibintanginya. Di sisi lorong tersebut terlihat beberapa penggemar yang meminta untuk foto bersama. Seorang penggemar tampak menyentuh lengan Dian, yang langsung ditepis oleh sang aktris, sembari terus berjalan. Namun, yang kemudian paling banyak mendapat tanggapan dan cacian adalah ekspresi bergidik Dian.  Ekspresi tersebut dinilai banyak orang yang menyaksikan cuplikan...

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Gambar
Nyonya Auw Tjoei Lan, sumber: majalah detik Sebentar lagi Hari Kartini, tapi aku tidak akan menulis tentang Kartini, melainkan aku akan menulis tentang Nyonya Auw Tjoei Lan, atau yang dikenal juga dengan Nyonya Lie Tjian Tjoen. Siapa dia? Menurut tulisannya Myra Sidharta yang berjudul Ny. Lie Tjian Tjoen, Perempuan yang Peduli dalam buku Tionghoa dalam Keindonesiaan , Nyonya Auw Tjoei Lan lahir di Majelengka pada 1889. Dia putri ketiga dari keluarga Auw Seng Hoe, seorang kapitan Cina di daerah itu. Kapitan Auw merupakan tuan tanah yang kaya raya. Di atas tanahnya, dia menanam tebu yang kemudian diolah sebagai gula di pabriknya sendiri. Kapitan Auw sangat peduli terhadap para gelandangan dan penyandang tuna netra di daerahnya. Dia menyediakan makanan dan mendirikan beberapa gubuk untuk mereka. Dia menugaskan semua putra-putrinya untuk membantu. Auw Tjoei Lan sendiri mendapatkan tugas memberikan makanan kepada tuna netra. Auw Tjoei Lan harus memeriksa makanan dan jika ada ika...