Postingan

Menampilkan postingan dengan label pssi

Kisruh PSSI dan Pengalihan Isu

PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) merupakan salah satu induk olah raga tertua yang sudah berdiri sejak zaman Belanda. PSSI sudah berdiri sejak 1930, jauh lebih tua dari usia republik ini sendiri. Dalam perkembangannya, PSSI setidaknya sampai era 80-an mampu menorehkan prestasi dan mencetak pemain-pemain yang segani lawan maupun kawan. Bahkan, piala dunia 1986 di Mexico, Indonesia hanya perlu selangkah lagi untuk mengikuti pehelatan sepak bola seantero dunia tersebut, sayang mimpi itu harus dikubur, Korea Selatan waktu itu berhasil menggungguli timnas kita. Memasuki era 90-an dan milenium baru, prestasi PSSI semakin meredup, terlebih sejak diambil alih oleh Nurdin Halid. Nurdin Halid, seorang kader partai Golkar menahkodai induk organisasi sepak bola itu sejak 2003 dan praktis tidak ada satu pun prestasi selain piala kemerdekaan di tahun 2008 dan itu pun dikarenakan Libya, sang lawan di final menyatakan Walk Out (WO). Dewasa ini, Nurdin Halid dan PSSInya kembali menuai kepop...

Sistem Penjualan Tiket Final Piala AFF Tidak Berprikemanusiaan

Gambar
Jakarta, 26 Desember 2010 Gambar di atas bukan menunjukan euforia supporter atas kemenangan Timnas, melainkan carut marutnya sistem penjualan tiket final piala AFF. Coba bayangkan, Loket tidak dibuka, calon penonton diarahkan ke stadion, dan tiket pun dilempar ke udara. Hasilnya tentu saja, para calon penonton saling berebut untuk mendapatkan tiket. Hal yang tidak masuk di akal. . . Andai saja, tiket dijual di loket, tentu semuanya akan berjalan tertib, tidak ada kisruh di sana -sini. Ada baiknya para panitia penjualan tiket belajar event organizer dulu di Fikom Untar sebelum jualan tiket, hahaa.