Pengalaman Berharga Jadi Semi Finalis ICON PR Indonesia 2017-2018


Penulis saat mengikuti Workshop Government Public Relations (2015)

Huaaa! Rasa-rasanya sampai hari ini, aku masih tidak percaya, dapat menjadi satu dari sembilan semi finalis ICON PR Indonesia 2017-2018! Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa, dapat sampai ke tahap ini! 

Buat yang belum tahu, ICON PR Indonesia 2017-2018 adalah sebuah ajang pencarian generasi baru di bidang Public Relations di Indonesia. Berikut aku kutip dari langsung dari websitenya, 

"PR INDONESIA mencari sosok perempuan dan laki-laki untuk dinobatkan sebagai ICON PR INDONESIA 2017-2018. ICON PR INDONESIA bertujuan untuk melahirkan PR generasi baru dari kalangan anak muda yang menginspirasi sekaligus berprestasi di dunia PR INDONESIA. Mereka yang terpilih menjadi ICON PR INDONESIA berkesempatan menjadi Duta PR INDONESIA."

Ajang ini diselenggarakan oleh Majalah PR INDONESIA yang merupakan majalah bulanan, yang mewartakan aktivitas, agenda, isu-isu strategis, pemikiran menonjol, serta figur atau tokoh terkait dunia kehumasan di Indonesia. 

Gimana? Gimana? Kerenkan?

Niat awalnya aku ikut ajang ini adalah untuk menambah jam terbang dan pergaulan dengan teman-teman PR di luar sana. Eh, tidak disangka sama sekali, malah dapat kesempatan untuk lolos sampai tahap fit and proper test dengan dewan juri. 

Ada sembilan orang yang berhasil melaju sampai tahap ini. Selain aku, ada Iman Suryanto dari kementerian perdagangan, Dwi Rini Endra Sari dari BMKG, Ahmad Zulfikri dari Hutama Karya, Agustina Lestari dari Bank Bukopin, Yunita Virdiyanti dari Pemkot Tangerang, Karlina Gusmarani dari LIPI, Tesa Anindita Wardhani dari Airnav Indonesia, dan Sigit Wahono dari PT Semen Indonesia.

Kami lalu diuji oleh tiga dewan juri, yaitu Ika Sastrosoebroto (Pengurus Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia - APPRI), Susanti Nurdin (Pengurus Forum Humas BUMN), dan Asmono Wikan (Pemimpin Redaksi Majalah PR INDONESIA) pada 15 Agustus 2017. Berbagai aspek diuji seperti komunikasi verbal, etika, kepribadian, visi, misi, dan pengetahuan tentang Public Relations. 

Menurut Dewan Juri Ika Sastrosoebroto, para peserta yang mengikuti kompetisi ini mencerminkan potret dari profil praktisi PR di Indonesia. Para praktisi PR profesional tersebut memiliki beragam karakteristik. Ada yang sikap profesionalnya seperti layaknya seorang artis yang harus tampil dan menentukan arah pembicaraan. Ada juga yang sikapnya profesionalnya melayani, mau mendengarkan, dan bisa mengajak semua orang bicara.

“Intinya Icon PR ke depannya harus bisa menjadi peta dari karakteristik PR di Indonesia. Sehingga kalau mau regenerasi bisa banget. Kita lihat peta kekuatannya,” katanya.

Sungguh sangat mendebarkan saat diuji oleh dewan juri. Ada banyak pertanyaan tajam yang ditanyakan, seperti latar belakangku, kerjaanku di kantor, dan motivasi mengikuti ajang ini. Tiga puluh menit terasa berjalan sangat-sangat lambat. Setelah fit and proper test berakhir, selanjutnya adalah menunggu keputusan dewan juri.

Dan ini dia hasilnya, dari sembilan orang yang diuji, terpilih lima orang yang dinobatkan sebagai ICON PR INDONESIA 2017 pada puncak acara Jambore PR INDONESIA (JAMPIRO) #3 di Yogyakarta, (25/8/2017). Mereka adalah Ahmad Zulfikri, Agustina Lestari, Yunita Virdiyanti, Sigit Wahono, dan Karlina Gusmarani.

Wahhhhh! Aku ucapkan selamat buat teman-teman sekalian! Aku walau tidak terpilih, sudah merasa sangat bangga, dapat melangkah sejauh ini. Sungguh merupakan sebuah pengalaman yang sangat luar biasa, dan tak ternilai. Berharap ke depannya, industri PR akan semakin inovatif dan inspiratif! Sekali lagi, selamat buat para ICON PR Indonesia 2017-2018!  

Sumber:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hikayat Souw Beng Kong, Kapiten Tionghoa Pertama dan Nasibnya Sekarang

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Begini Rasanya Bekerja di Komnas Perempuan