Campaign Clinic, Terobosan Baru dari Campaign.com

William S. Gondokusumo, CEO Campaign.com (Dok. campaign.com)

Rabu minggu lalu, 6 September 2017, aku diundang untuk datang ke acara Press Conference: Impact Investment #ForChange yang diselenggarakan oleh Campaign.com di GoWork Coworking Space. Ceritanya, Campaign.com baru saja mendapat suntikan investasi dari Ken Dean Lawadinata, bosnya Kaskus. Mengenai jumlah yang diinvestasikan, baik Ken maupun Campaign.com menutup rapat angka persisnya.

“Sama seperti biasa, saya enggak pernah bicara angka karena akan mengalihkan pesan utama. Dibanding Alibaba, saya ada di lantai dasar,” ujar Ken. 

Setelah impact investment ini, ke depannya Campaign.com akan punya beberapa program baru yang kece abis, salah satunya adalah Campaign Clinic, yang merupakan sebuah wadah untuk berkonsultasi tentang kampanye sosial secara lebih mendalam. Program ini dirancang untuk membantu individu-individu atau organisasi yang baru mau memulai kampanye sosial, dan buat mereka-mereka yang tengah hilang motivasi dalam menjalankan program kampanye sosialnya.

Sengaja aku tebalkan kata hilang motivasi, karena menurutku ini bagian yang paling penting. Hilang motivasi itu sering kali terjadi, terutama kepada mereka-mereka yang usaha kampanyenya belum membuahkan hasil walau sudah pakai jurus tendangan tanpa bayangan dan dibantu kekuatan bulan. Nah, di Campaign Clinic ini, nanti akan dibantu. Detailnya kaya apa, tinggal kepoin aja website, apps, dan medsosnya Campaign.com

Jadi buat teman-teman yang masih bingung untuk memulai kampanye, atau tengah hilang motivasi dalam berkampanye, yuk langsung dimanfaatkan Campaign Clinic ini. Tentunya, kampanye yang diusung harus bertujuan untuk menciptakan perubahan sosial. Kalau kampanyenya buat mendekatkan diri ke dia dan orang tuanya, ya itu bisa konsultasi ke ruang-ruang lain.

Selain itu, dalam sesi press conference tersebut, William S. Gondokusumo, CEO dari Campaign.com juga  sharing soal cara menciptakan perubahan sosial melalui kampanye. Menurutnya ada 7 langkah. Langkah pertama yaitu ide kampanye harus bermula dari hati. Berikutnya adalah inisiatornya, apakah individu, atau organisasi, lalu pesan kunci yang kuat. Langkah berikutnya adalah membentuk komunitas inti, lalu gunakan media sosial untuk menumbuhkembangkan komunitas yang ada, dan yang terakhir adalah perhatikan keberlanjutan kampanyenya.

Campaign.com berdiri pada akhir tahun 2015, dengan tujuan untuk mendorong perubahan, menciptakan dampak sosial, dan menjadi rumah bagi para pembuat perubahan untuk membangun Indonesia dan dunia yang lebih baik. Sejak didirikan 2 tahun lalu, hingga saat ini sudah lebih dari 200 individu dan komunitas di Indonesia dan lebih dari 60 individu dan komunitas di luar Indonesia yang bergabung untuk melakukan kampanye bersama Campaign.com. Jumlah ini tentunya akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya orang-orang yang peduli pada perubahan sosial. 

Aku, sebagai orang yang pernah bekerja sama dengan Campaign.com, merasakan betul energi positif dari kehadiran Campaign.com dalam menciptakan perubahan sosial di Indonesia. Berharap setelah impact investment ini, Campaign.com dapat bertumbuh semakin kuat dan terdepan dalam menciptakan perubahan sosial! 

Buat kamu-kamu semua yang ingin gabung dan menciptakan perubahan sosial, langsung saja gabung! Untuk ​download​ aplikasi Campaign.com, bisa klik link di bawah ini ya!


Nah, kamu punya pengalaman berkampanye atau baru mau mulai kampanye sosial, share di kolom komentar ya! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hikayat Souw Beng Kong, Kapiten Tionghoa Pertama dan Nasibnya Sekarang

Begini Rasanya Bekerja di Komnas Perempuan

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa