Melihat Film The Raid dengan Teori Boneka Bandura

Sumber : http://www.21cineplex.com/the-raid-movie,2768,02RAID.htm

Albert Bandura, seorang psikolog kenamaan asal Kanada, dalam teorinya tentang modelling pernah melakukan eksperimen tentang peniruan yang dilakukan oleh anak-anak. Anak-anak terbentuk dari apa yang ia alami. Eksperimen ini dilakukan dengan membagi anak-anak ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diberi sebuah tayangan orang-orang dewasa memukul-mukul sebuah boneka. Kelompok kedua diberi tayangan orang-orang dewasa bermesraan dengan boneka tersebut. Hasilnya anak-anak kelompok pertama berperilaku lebih agresif dibanding anak-anak kelompok kedua.

Tentu masih ingat di benak kita, tentang tayangan Smack Down di televisi. Walau disiarkan menjelang tengah malam, banyak anak-anak yang menonton tayangan tersebut. Hasilnya jatuh banyak korban anak-anak yang disebabkan oleh perilaku agresif meniru tayangan Smack Down temannya.

Baru saja, saya dan teman-teman menonton Film The Raid di XXI Citraland, sebuah film yang digadang-gadang sebagai film aksi terbaik yang pernah dibuat oleh bangsa ini. Kami dibuat terpukau oleh aksi-aksi silat dan tembak-tembakan, tapi ada yang membuat kami lebih terpukau. Ketika film ini selesai diputar, lampu-lampu kembali menyala, Kami begitu terkejut melihat begitu banyak anak-anak yang juga turut berada di studio tersebut. Aksi-aksi pertarungan yang fantastis memang seru untuk ditonton, tetapi tidak bagi mereka yang masih anak-anak. Adegan penuh kekerasan dan darah bila dilihat dari teori boneka bandura di atas tentunya akan menimbulkan perilaku yang agresif bagi anak-anak yang menonton.

Sebuah kritik bagi pengelola gedung bioskop, apa jadinya bila seorang anak-anak sedari kecil sudah diberi tontonan seperti ini..?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

#Digital4Humanity: Mengkomunikasikan Isu Kemanusiaan Melalui Media Sosial