Diskusi Meja Bundar Bersama Duta Besar Pakistan


Diskusi bersama

Gelisah rasanya untuk tidak berkomentar soal artikel ini dan ini
Kedua artikel tersebut berisi diskusi yang diprakarsai oleh Kedutaan Besar Pakistan yang membahas The Blackest Day for Khasimiris. Kebetulan saya dan teman-teman Fikom Untar datang ke acara tersebut.

Kedatangan kami bermula ketika teman saya @veroagustine diundang oleh staf lokal Kedubes Pakistan untuk makan siang bersama dan sedikit berdiskusi. Tak ada satu pun dari kami yang tau bahwa siang itu merupakan hari peringatan bagi rakyat Khasmir. Menurut Zahir Khan, ketua Forum solidaritas untuk Khasmir, 27 oktober 1947 merupakan hari pertama invasi oleh tentara India di wilayah Khasmir dan setiap tahunnya diperingati sebagai hati terkelam rakyat Khasmir.

Saya enggan berkomentar lebih jauh soal diskusi ini. Karena keterangan yang saya terima hanya dari pihak Pakistan saja. Saya tidak tahu bagaimana pihak India melihat hal ini. Prinsip cover both side seperti yang diajarkan di kampus saya, coba saya terapkan.

Saya dan teman-teman berada dalam posisi netral, tidak mendukung pihak mana pun karena sekali lagi kami tidak tahu bahwa undangan itu merupakan undangan forum solidaritas untuk Khasmiris. Doa kami agar India dan Pakistan menemukan jalan tengah bagi rakyat Khasimiris.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?