Tukul Berbagi Cerita di Kampus Tercinta (Untar)

Tukul, siapa yang tidak kenal Tukul..??
Tukul yang lahir dengan nama Riyanto merupakan salah satu komedian terbaik yang dimiliki bangsa ini. Banyak penghargaan yang sudah berhasil diraih host acara Empat Mata yang kini menjadi Bukan Empat Mata ini. Namun, di balik semua kesuksesannya, banyak lika-liku, kerikil tajam yang menghadang, dan itulah yang dibagi dalam seminar “Di balik Kesuksesan Show Tukul” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (Fikom Untar) pada Kamis 27 Mei 2010.

Acara itu sendiri bertempat di Auditorium lantai 3, Gedung Utama Kampus 1 Untar. Acara ini mendapat respon yang sangat positif dari mahasiswa, dan terbukti dari membludaknya para penonton sampai-sampai ada beberapa diantara mereka yang duduk di lantai.

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari seminar itu, dan yang paling menarik adalah soal profesionalisme. Bicara soal profesionalisme, bicara soal ketepatan waktu dan Tukul salah satu yang mendapat rapor biru tentang profesionalisme. Bayangkan saja, Acara seminar itu dimulai pukul 09.00 pagi, dan W0w Tukul sudah ada Fikom Untar jam 07.00 pagi. Sungguh sebuah contoh yang bagus bagi para mahasiswa.

“Maaf, saya terlambat adalah kata-kata yang paling mahal dan belum pernah saya keluarkan” Kata Tukul.

Salah satu sahabat saya berkata, “Sungguh sebuah seminar yang membangun, banyak pelajaran yang dapat diambil dari sini”

Dekan Fikom Untar, Pak Eko Harry Susanto menambahkan, “Tidak sekadar humor, di dalamnya ada pelajaran tentang strategi program media unggul, rating, kreativitas, profesionalisme dan perjuangan untuk sukses”

Saya beruntung dapat hadir di dalam seminar itu, dan saya lebih beruntung lagi karena saya ditunjuk sebagai salah satu fotografer dalam acara itu. Kebetulan saya bergabung dengan salah satu Unit Kerja Mahasiswa Fakultas (UKMF) Fotografi “I(eye)-Focus”.

Tukul, salah satu insan manusia yang berhasil berjuang dari bukan siapa-siapa menjadi seperti sekarang dan masih tetap memegang teguh prinsip kerendahan hati.

Sukses terus buat Tukul, Fikom Untar, dan I(eye)-Focus
Tuhan Memberkati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?