Seberapa Niat Anda berdoa ?

Alkisah pada musim dingin di sebuah negeri yang belum bernama, ada seorang pemuda yang tengah berjalan di tengah hujan salju yang tak henti-hentinya turun. Pemuda itu tampak lesu, lapar dan kedinginan. Pemuda itu terus berjalan, terus berjalan, dan terus berjalan sampai akhirnya menemukan sebuah rumah yang lumayan besar.

Dia berhenti di depan pintu gerbang rumah itu. Rumah itu tampak sepi, tak tampak ada kehidupan. Dia mengetuk gerbang rumah itu. Sekali, dua kali, tiga kali, hingga setengah jam lamanya dia mengetuk gerbang rumah itu. Tak juga ada yang membukakan pintu. Dia tak menyerah, dia terus mengetuk, hingga di menit keempat puluh, gerbang itu dibuka.
Seorang kakek renta keluar membuka pintu gerbang itu dan mempersilahkan pemuda itu masuk.

“Kakek, saya sudah berdiri di depan pintu gerbang itu selama hampir empat puluh menit, mengapa pintu itu baru dibukakan, apakah kakek tidak mendengar ketukan saya dari awal”

“Saya mendengar ketukanmu dari menit pertama”

“Lalu kenapa kakek tidak membukakan pintu ?”

“Begini anak muda, di luar sana banyak anak-anak yang bermain dengan pintu gerbang itu. Mereka mengetuk, saya dengan tergopoh-gopoh keluar dan ketika saya membuka pintu, mereka menghilang. Jadi saya ingin pastikan terlebih dahulu, apakah Ananda benar-benar ingin masuk atau hanya sekedar seperti anak-anak itu.”


Pesan Moral : Tuhan bukannya tidak mendengar doa kita. Tuhan senantiasa mendengar doa kita, hanya saja Tuhan ingin memastikan apakah kita benar-benar berdoa meminta pada Tuhan atau hanya sekedar iseng-iseng saja.
Jadi Sahabat semua, jangan menyerah, tetap berdoa bila doa Anda belum terjawab, sesungguhnya Tuhan sedang menguji seberapa besar niat kita.


"dari apa yang didengar penulis saat mengikuti ibadah di gereja Hotel Ciputra"

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?