Jangan Beli Batik Sebelum ke Thamrin City

Batik, batik, batik, batik, batik, dan batik. Ya batik. Sepanjang mata memandang hanya ada batik. Mulai dari batik Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Cirebon, Madura, Bantul, dan batik-batik dari seluruh pelosok nusantara ada di sini, mulai dari kain, baju, celana panjang, celana pendek, tas ransel, tas laptop, hingga sandal ada di sini, ya ada di sini, ada di Thamrin City.

Sabtu, 6 Pebruari 2010, jam 3 sore lebih 6 menit saya sampai di pelataran pintu masuk Thamrin City, setelah sebelumnya saya melalui perjalanan yang cukup jauh dari tempat saya tinggal dengan menggunakan bus merah berlambang elang bendol yang lebih sering disapa dengan sebutan bus TransJakarta (Tije) ditambah lagi harus berjalan kaki dari halte Bundaran HI untuk sampai di tempat ini.

Dengan sedikit berkeringat, saya dorong pintu masuk itu dan "W0w, its so amazing". Saya tak pernah melihat batik sebanyak ini. Tempat ini tak ubahnya bagaikan lautan batik, ya di setiap sudut ruangan sampai ke tengah-tengah atrium, hanya ada batik yang terlihat. Saya sendiri sampai bingung, tak tahu batik mana yang harus dibeli. Saya putuskan untuk berkeliling dengan harapan ada yang menarik mata untuk melihat lebih dekat.

Ketika asik berkeliling, mata saya tertuju kepada beberapa buah tas laptop. Kebetulan, saya sedang mencari tas buat laptop saya ini. Saya mendekat, dan setelah memperhatikan lebih seksama, ternyata tidak ada pegangan buat tas itu. Ketika saya menanyakan hal itu, sang penjual tas itu membenarkan bahwa tas itu memang tidak dilengkapi dengan pegangan, dan ini model yang sedang ngetren di kalangan mahasiswa Yogyakarta. Penjual itu memberikan kartu namanya. Beliau menambahkan, pemesanan bisa melalui FACEBOOK. W0w, ternyata facebook sekarang tidak lagi hanya menjadi situs jejaring pertemanan, tapi sudah menjadi mesin uang.

Di tengah-tengah Atrium dan di depan pintu masuk, terpampang tulisan yang sangat jelas. "PUSAT BATIK NUSANTARA, JANGAN BELI BATIK SEBELUM KE THAMRIN CITY". Bila melihat semua batik yang ada di sini, tulisan itu memang benar adanya, tidak mengada-ada.


Lokasi Thamrin City sendiri relatif mudah dijangkau, terletak di sebelah kiri Blitz Megaplex Grand Indonesia. Bila menggunakan bus TransJakarta, Anda cukup turun di Halte Bundaran HI. Dari halte itu, Anda mempunyai banyak opsi, bisa memilih ojek, taksi atau juga berjalan kaki.

Harga yang ditawarkan juga sangat murah. Mulai dari Rp 100.000,- per 3 potong. Batik-batik di sini langsung dari pengrajin dan kualitasnya juga sangat bagus.

Anda penasaran, Silahkan kunjungin Pusat Batik Nusantara hanya di Thamrin City.

Akhir kata, I Love Indonesia and Its Culture. . .

Komentar

  1. Di Jual Kios Di Thamrin City cocok di segala bisnis Info Hub : HAMKA (081380400750)
    ________________________________________
    Mau Beli Kios dengan angsuran sampai 60 x atau dengan Rp. 10 juta langsung buka usaha**
    Dapatkan Program ini hanya di Thamrin City..
    Harga : Mulai Rp 350 jutaan keatas
    Kondisi: Baru

    Mengapa anda harus Investasi atau membuka bisnis di Thamrin City?
    1. Kepemilikan: Sertifikat Hak Milik
    2. Sistem Keamanan 24 Jam
    3. Suasana Nyaman
    4. Pusatnya Bisnis
    5. Parkir Luas
    6. Akses Sangat Stragis
    7. Payment Flexible
    8. Harga Terus Meningkat
    9. Market Luas
    10. Cocok untuk segala bisnis


    Tenant & retailer, antara lain :
    Pusat Batik Nusantara, Pusat Pasar Tasik, Pusat Busana Muslim Se-Asia Tenggara, Bank BRI, Bank DKI, Bank Papua, Bank BNI, Bank Victoria, Hypermart - Sport Wharehouse - Gold's Gym -*Bakso Atom - Bakso Lapangan Tembak Senayan - D'Cost Sea Food - Chicken Station - Gallery ATM - Es Teller 77 - Dapur Mie - Bumbu Desa - Mister Baso - Bakmi Gila - Celluler Zone 24 Hours - Bakmi GM - Warung Tekko - Kopi Tiam Oey - Gloria Tas, dll.

    Thamrin City Jakarta - Smart Shopping For Everyone

    " Mari Bergabung untuk mendapatkan asset investasi yang sangat bagus di Pusat Bisnis"

    Jika berminat hubungi sekarang: 0813-8040-0750 ( HAMKA.)
    www.thamrincity.co.id

    BalasHapus
  2. It's wonderful that you are getting thoughts from this paragraph as well as from our discussion made at this time.

    Here is my blog: celana pendek pria

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

#Digital4Humanity: Mengkomunikasikan Isu Kemanusiaan Melalui Media Sosial