Postingan

Ngetweet Seperti Pacaran

Gambar
Cipluk Carlita, Communications Manager Twitter Indonesia 21 Maret yang lalu, Twitter merayakan hari jadinya yang ke-10! Hore! Tidak berasa, sudah 10 tahun, twitter hadir dan menjadi bagian dari kehidupan. Aku sendiri, sebagai anak millennials, yang katanya native , sudah menggunakan twitter, mungkin sekitar 6 atau 7 tahun terakhir.  Banyak hal yang berubah sejak adanya twitter. Hal yang paling penting, adalah twitter menyediakan ruang yang setara antar individu untuk menyampaikan gagasannya. Ruang diskusi yang setara antara individu ini hampir tidak ada di dunia nyata, semuanya ada relasi kuasa. Sejak ada twitter, seseorang yang bukan siapa-siapa di dunia nyata, punya ruang yang sama dalam menyampaikan pendapatnya. Nah, untuk ikut merayakan hari jadi Twitter, aku mau berbagi cerita tentang jumlah ideal ngetweet per hari nya. Pasti banyak nih yang bingung, berapa sih jumlah ideal ngetweet, apakah 5, 10, 20 atau 50 kali? Menurut kak Cipluk Carlita, manager komunikasi...

Inspiratif: Belajar Dedikasi dari Audrey Progastama Petriny

Gambar
Audrey Progastama Petriny di Majalah PR Indonesia, edisi Juli 2015 Ceritanya aku berlangganan Majalah PR Indonesia . Majalah ini mengupas tentang seluk-beluk dunia Public Relations , baik dari sisi government, corporate maupun consultant. Majalah ini juga sering kali membahas case study dan memunculkan sosok inspiratif di dunia PR. Nah, Majalah PR edisi 5, bulan Juli 2015, menampilkan sosok Audrey Progastama Petriny , Head of Corporate Secretary and Communications PT Indonesia Air Asia.  Cerita tentang kak Audrey yang menangani krisis Air Asia pasca musibah jatuhnya pesawat QZ 8501, sangat inspiratif, sampai-sampai aku tidak tahan untuk tidak membagikan ceritanya di sini agar jadi pembelajaran bagi kita semua. Walau demikian, aku hanya akan mencuplik bagian-bagian tertentu. Versi lengkapnya, dapat dilihat di Majalah PR Indonesia yaa! Mari langganan! Musibah jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501, di penghujung 2014 membawa cerita tersendiri bagi Kak Audrey, yang saat i...

Sabtu Seru Diskusi Hubungan Seks

Gambar
Diskusi Urban Women Sabtu dan mendung tidak menjadi penghalang bagiku untuk mengikuti diskusi tentang hubungan seksual dalam relasi yang diadakan oleh komunitas Urban Women. Diskusi ini diselenggarakan di Nutrifood Inspiring Centre, Apartement Menteng Square, Matraman. Diskusinya berjalan seru. Ada dua narasumber yang hadir, N. Bimantoro Elifas, seorang psikolog dan dr. Endi Novianto, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.  Dokter Endi memulai presentasinya dengan memaparkan ragam penyakit kelamin, mulai dari raja singa sampai herpes. Di Indonesia, penyakit kelamin dianggap sebagai aib, sehingga jarang ada yang memeriksakannya ke dokter. Informasi tentang penyakit kelamin, kebanyakan bersumber dari google, yang sebenarnya belum tentu keakurasiannya. Dalam diskusi ini, aku sampaikan bahwa banyak sekali dokter yang dalam menjalankan tugasnya, justru menghakimi latar belakang pasien. Penghakiman macam ...

Tantangan Government Public Relations 2016

Gambar
PR Indonesia Meet Up #1 Jumat kemarin, 22 Januari 2016, aku menyambangi Gedung Dewan Pers di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kedatanganku bertujuan untuk mengikuti PR Indonesia meet up pertama, yang diselenggarakan oleh PR Indonesia dan Serikat Perusahaan Pers (SPS Indonesia), di Hall SPS Indonesia, lantai 6 Gedung Dewan Pers. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi praktisi-praktisi PR pemerintah, PR perusahaan swasta dan perusahaan konsultan PR. Rencananya kegiatan ini akan rutin diselenggarakan tiap bulannya.  PR Indonesia meet up yang pertama mengambil tema " Government Public Relations (GPR) Outlook 2016: Humas Pemerintah Mau Dibawa ke Mana ?. Tema ini diambil agar praktisi PR pemerintah mampu menangkap proyeksi peluang di tahun 2016. Sepanjang tahun 2015, setidaknya telah ada tanda-tanda bahwa presiden menaruh perhatian serius pada perbaikan komunikasi, mulai dari ditandatanganinya inpres no 9 tahun 2015 tentang pranata humas, pembentuka...

Menulis dengan Prespektif Feminis di Pasar Santa

Gambar
Suasana diskusi di Post Pasar Santa Kalau biasanya hari Minggu selalu aku habiskan dengan berlenyeh-lenyehan, kali ini tidak demikian. Minggu lalu, 10 Januari, aku habiskan dengan mengikuti sharing session Menulis dengan Prespektif Feminis di Post Pasar Santa . Sungguh sebuah pengalaman yang menyenangkan, bisa berkumpul dengan penulis dan feminis muda! Pagi itu dengan sedikit tergesa-gesa, aku memesan GrabBike dan langsung tancap gas menuju Pasar Santa di Kebayoran Baru. Ini pertama kalinya aku ke Pasar Santa, yang katanya sangat ngehips sekali di kalangan Anak Gaul Jakarta. Persentuhanku dengan Pasar Santa meninggalkan kesan yang baik, sayangnya pagi itu, belum banyak kios yang buka.  Berjalan pelan menyusuri lorong-lorong sambil mengamati lekat-lekat suasana pasar, akhirnya aku tiba di Post yang berada di tengah-tengah lantai atas Pasar Santa. Tidak seperti kios-kios lain di Pasar Santa yang menawarkan makanan dan minuman, Post menjadikan buku sebagai jual...

Malam Tahun Baru ala Komnas Perempuan

Gambar
siap-siap nyalain bara api Haloo semua!  Pertama-tama, aku mau ucapin Selamat Tahun Baru 2016! Semoga tahun baru membawa semangat baru dan energi baru buat kita semua.  Nah, melalui postingan ini, aku mau berbagi keseruan merayakan malam tahun baru di kantor. Iyaa, di kantor, kamu enggak salah baca kog. Malam tahun baru di kantor memberi pengalaman tersendiri yang berbeda. Merayakan tahun baru di kantor bersama teman-teman kantor memberikan kesempatan untuk saling mengenal lebih dalam sisi-sisi personal yang mungkin tidak bisa ditembus melalui hubungan profesional. Apalagi, dalam perayaan ini, semua boleh mengajak keluarga dan pasangannya. Entah siapa yang memulai ide untuk merayakan malam tahun baru di kantor, ide-ide liar mengalir begitu saja, saling sambut-menyambut, dan akhirnya terjadilah, perayaan malam tahun baru di kantor Komnas Perempuan. Perayaan yang sederhana, bakar-bakar lucu sambil ngobrol santai, di tengah langit Menteng yang riuh rendah, penuh...

Ribuan Orang Pawai HAM di Kota Kupang

Gambar
Salah satu peserta Pawai HAM di Kupang 10 Desember 2015 kemarin, aku bersama ribuan orang lainnya tumpah ruah ke jalan-jalan utama kota Kupang, bergabung dalam aksi pawai HAM yang diselenggarakan oleh Rumah Perempuan Women's Crisis Centre, yang bekerja sama dengan 13 lembaga lainnya sekota Kupang. Aksi Pawai HAM diselenggarakan untuk memperingati hari HAM sedunia, dan sekaligus menjadi puncak acara kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, yang sudah dimulai sejak tanggal 25 November. Pawai HAM ini mengambil rute dari Halaman Polda NTT dan berakhir di sekretariat partai Nasdem NTT. Bandara El Tari Kupang Ini merupakan kali pertama aku ke Kupang. Aku tiba di kota ini tanggal 9 Desember, bertepatan dengan pelaksanaan pilkada serentak. Sedikit deg-degan juga, karena aku sama sekali tidak punya gambaran tentang kota yang dijuluki kota Kasih ini. Aku mendarat dengan mulus di bandara El-Tari dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia. Perjalanan ditempuh sekitar 3...