Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

Sistem Penjualan Tiket Final Piala AFF Tidak Berprikemanusiaan

Gambar
Jakarta, 26 Desember 2010

Gambar di atas bukan menunjukan euforia supporter atas kemenangan Timnas, melainkan carut marutnya sistem penjualan tiket final piala AFF.

Coba bayangkan, Loket tidak dibuka, calon penonton diarahkan ke stadion, dan tiket pun dilempar ke udara. Hasilnya tentu saja, para calon penonton saling berebut untuk mendapatkan tiket.

Hal yang tidak masuk di akal. . .

Andai saja, tiket dijual di loket, tentu semuanya akan berjalan tertib, tidak ada kisruh di sana -sini.

Ada baiknya para panitia penjualan tiket belajar event organizer dulu di Fikom Untar sebelum jualan tiket, hahaa.

Karena Berbeda itu Indah

Gambar
Poster ini merupakan tugas Psikologi Komunikasi tentang pesan media. Mohon Kritik dan sarannya. . . hehe. . .

Review Bangku Taman Band

Gambar
Cinta, cinta dan cinta. . .
Cinta dan segala permasalahannya seolah menjadi patron musik tanah air saat ini. Hampir semua band-band besar dan pendatang baru menjadikan cinta sebagai tema musik mereka. Lihat saja tangga lagu musik tanah air, hampir semuanya mengusung satu tema yang sama, cinta dan cinta lagi.
Di tengah-tengah hegemoni tema cinta, muncul satu band baru yang mengusung tema “out of the box”. Bangku Taman, begitu band ini dinamai. Bangku Taman hadir di tengah permusikan Indonesia dengan mengusung tema kritik sosial.
Hadirnya band ini seolah menjadi “alarm” bagi kita semua yang selama ini terbuai oleh hedonisme cinta-cintaan ala band-band kini. Band Bangku Taman dengan segala kritikannya mencoba mengajak kita untuk berpikir kritis dan membuka mata lebar-lebar yang selama ini terlena dengan hedonisme-hedonisme yang sudah meraja rela.

Review ini merupakan salah satu tugas akhir penulis untuk mata kuliah Brand & Positioning. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah dan tid…

Diskusi "Kontoversi Wikileaks: Implikasinya terhadap Keterbukaan Informasi di Indonesia”

Gambar
Jumat, (17/12), Dewan pers mengadakan diskusi tentang kontroversi Wikileaks di gedung Dewan Pers lantai 7, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Diskusi ini menghadirkan 3 narasumber, yakni Todung Mulya Lubis (Pakar Hukum), Uni Lubis (Anggota Dewan Pers dan Pemred ANTV), dan Agus Sudibyo (Anggota Dewan Pers).

Acara yang dimulai pukul 10.00 ini dihadiri oleh berbagai pihak, salah satunya Fikom Untar. Fikom Untar sebagai institusi perguruan tinggi yang selalu mengikuti perkembangan dunia dalam konteks jurnalistik, periklanan dan public relations mengirimkan 2 orang mahasiswanya ke diskusi tersebut, yakni Elwi dan Nurul.

Diskusi ini berjalan menarik, banyak pertanyaan kritis dari audiens yang ditanggapi dengan lugas oleh nara sumber. “Jurnalis harus menempuh cara-cara professional sebagai wujud pemenuhan Kode Etik Jurnalis” ujar Uni Lubis ketika menanggapi pertanyaan dari audiens.

Diskusi ini berakhir sekitar pukul 11.45 (Elwi-FIkom Untar)

Diskusi Publik "Remaja, Sex dan Ketabuan Untuk Mencapai MDGs 2015"

Gambar
Jumat, (10/12), Bertempat di Kampus Unika Atma Jaya, Ruang Aula D lt 1, Ungass Forum Indonesia on AIDS mengadakan suatu diskusi publik tentang "Remaja, Sex dan Ketabuan Menuju MDGs 2015"

Aku turut hadir dalam diskusi yang dihadiri berbagai pihak itu. Aku sedikit terlambat karena aku harus mengikuti Ujian Akhir Semester terlebih dahulu. Aku sampai pada ruang diskusi sekitar pukul 15.15, dan acara sendiri dimulai pukul 14.00.

Diskusi ini dimoderati oleh Lulukazyura Suharman (Aktivis Remaja HIV/AIDS), dengan nara sumber Badriyah Fayumi (Komisioner KPAI), Nia Dinata (Sutradara dan Ibu rumah tangga), dan seorang lagi (tidak tahu namanya).

Diskusi ini berjalan menarik, banyak pertanyaan kritis dari audiens yang ditanggapi dengan lugas oleh nara sumber.

"Wanita punya hak otonomi atas tubuhnya sendiri, Kalau mau megang2, harus minta izin dulu" ujar Nia Dinata dengan lugas.

Acara berakhir sekitar pukul 16.30

Susan, Antara Fikom dan Judo

Gambar
Susan, begitu sapaan akrab gadis manis satu ini. Sikapnya yang tenang, dan sedikit cuek membuatnya tampak berbeda di antara gadis-gadis seusianya. Tak heran memang, karena dara kelahiran 10 April 1992 ini merupakan atlet judo yang sangat piawai.

Begitu banyak torehan prestasi yang sudah ia guratkan. Piala-piala serta mendali terpajang rapi si salah satu sudut rumahnya di bilangan Poris Indah. Berbagai kejuaraan regional sampai nasional sudah ia ikuti, hasilnya pun tak bisa dipandang sebelah mata. Susan sukses meraih juara 3 di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional, dan yang baru-baru ini, Susan meraih peringkat 2 di ajang Kejurda Mahasiswa DKI yang diselengarakan di UNJ dan Kejuaraan Propov Banten.

Semua prestasi yang ia torehkan merupakan buah dari kerja kerasnya selama ini. Ia mulai mengeluti Judo sejak kelas 5 SD. Kecintaannya pada Judo berasal dari sang bunda yang kebetulan juga merupakan atlet Judo.

Selain Judo, Ilmu Komunikasi juga menarik perhatiannya khususnya dunia Public Relat…