Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Buku Tionghoa dalam Keindonesiaan Diluncurkan!

Gambar
Kamis lalu, 23 Februari 2017, aku menghadiri seminar dan peluncuran buku "Tionghoa dalam Keindonesiaan: Peran dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa" di kampus Unika Atmajaya, Semanggi. 
Buku tersebut digagas oleh Eddie Lembong, pendiri Yayasan Nabil, yang menginginkan sebuah everlasting legacy sebelum beliau meninggalkan dunia ini. Buku ini dipersiapkan Eddie Lembong sebagai kado ulang tahun ke-70 Republik Indonesia. 
"Bagi saya pribadi, tidak lama lagi matahari akan terbenam, maka izinkan saya persembahkan buku Tionghoa dalam Keindonesiaan: Peran dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa ini sebagai kado bagi Ibu Pertiwi, yang saya cintai dengan sepenuh hati. Dengan rendah hati, saya harapkan bangsa Indonesia berkenan menerima persembahan ini sebagai suatu everlasting legacy, warisan abadi dari kami di Yayasan Nabil." ungkapnya.
Buku Tionghoa dalam Keindonesiaan: Peran dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa terdiri dari 129 naskah yang dibagi ke dalam 3 jili…

Liburan Seru Imlekan di Lasem

Gambar
Halooo semua! Mohon maaf nih, lama enggak nulis, maklum baru pulang liburan Imlek dari Lasem, Jawa Tengah. Nah, di postingan kali ini, aku akan menceritakan pengalamanku, liburan seru ke Lasem "Tiongkok Kecil". 
Pertama-tama, kita kenalan dulu sama Lasem. Lasem secara administrasi merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pusat kota Lasem ada di sepanjang jalan pantura yang menghubungkan sekitar dua puluh desa. Jumlah penduduk di Lasem, kurang lebih empat puluh lima ribu orang (Sensus 2012).  
Untuk ke Lasem dari Jakarta, ada banyak pilihan moda transportasi, bisa naik bis langsung ke Lasem, atau naik kereta api/pesawat ke Semarang, lalu nyambung bis ke Lasem. Kalau aku sih lebih baik naik bis, biar enggak repot ganti kendaraan. Selain itu, juga agar bisa menikmati romantisme jalan raya pantura, yang dulunya bernama jalan raya pos. Perjalanan dengan bis dari Jakarta ke Lasem sekitar 12-14 jam. Aku rekomendasikan untuk naik bis Bejeu (Bongkatan Jati …