Postingan

Barbeque dari Fikom Untuk Fikom

Rabu, (22/12), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) beserta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fikom Untar mengadakan Barbeque dari Fikom untuk Fikom. Acara yang mengambil tempat di halaman gedung R ini bertujuan untuk membangun semangat persaudaraan dan menambah rasa solidaritas di antara mahasiswa-mahasiswa Fikom Untar. Acara yang dimulai sekitar pukul 7 malam ini dihadiri oleh mahasiswa dari semua angkatan, mulai dari angkatan 2006 sampai angkatan 2010. Acara ini bukan merupakan acara tutup tahun, melainkan sebuah acara menyambut era baru, era di mana mahasiswa Fikom dapat menjadi satu keluarga yang erat dan harmonis. Barbeque dari Fikom untuk Fikom ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan dan akan menjadi agenda rutin mahasiswa Fikom Untar. Dengan adanya acara ini, mahasiswa Fikom diharapkan dapat saling berbagi unek-unek dalam suasana hangat penuh rasa kekeluargaan. (Elwi-Fikom Untar)

Usul Usil, Gayus Tambunan Jadi Ketua KPK

Gayus Halomoan Tambunan, seorang pegawai di direktorat pajak golongan III A mendadak menjadi buah bibir mengalahkan selebritas-selebritas yang biasa sering muncul di layar Tv. Sepak terjang pria ini mengegerkan seluruh sendi republik ini, mulai dari dirjen pajak, kepolisian, kejaksaan agung, imigrasi, senayan sampai istana. Total 68 kali Gayus "jalan-jalan" keluar penjara, mulai dari Bali, Singapura, Kuala Lumpur, sampai Macau. Itu yang baru diakui, belum lagi yang belum diakui. . Benar-Benar Hebat Gayus. . Kalau ditelaah lebih lanjut, Gayus sudah sampai ke Singapura, untuk apa lagi dia pulang ke Indonesia..? Singapura dan Indonesia setahu saya tidak memiliki perjanjian ekstradisi jadi tak heran banyak buronan negeri kita "ngumpet" di Singapura. Gayus bukan orang baik, tapi jelas dia juga bukan orang jahat. Kalau dia jahat, ngapain lagi Gayus pulang ke Indonesia..? 11 Januari 2011, program Suara Anda di Metro Tv menayangkan suatu berita tentang Gayus yang "mela...

Sistem Penjualan Tiket Final Piala AFF Tidak Berprikemanusiaan

Gambar
Jakarta, 26 Desember 2010 Gambar di atas bukan menunjukan euforia supporter atas kemenangan Timnas, melainkan carut marutnya sistem penjualan tiket final piala AFF. Coba bayangkan, Loket tidak dibuka, calon penonton diarahkan ke stadion, dan tiket pun dilempar ke udara. Hasilnya tentu saja, para calon penonton saling berebut untuk mendapatkan tiket. Hal yang tidak masuk di akal. . . Andai saja, tiket dijual di loket, tentu semuanya akan berjalan tertib, tidak ada kisruh di sana -sini. Ada baiknya para panitia penjualan tiket belajar event organizer dulu di Fikom Untar sebelum jualan tiket, hahaa.

Karena Berbeda itu Indah

Gambar
Poster ini merupakan tugas Psikologi Komunikasi tentang pesan media. Mohon Kritik dan sarannya. . . hehe. . .

Review Bangku Taman Band

Gambar
Cinta, cinta dan cinta. . . Cinta dan segala permasalahannya seolah menjadi patron musik tanah air saat ini. Hampir semua band-band besar dan pendatang baru menjadikan cinta sebagai tema musik mereka. Lihat saja tangga lagu musik tanah air, hampir semuanya mengusung satu tema yang sama, cinta dan cinta lagi. Di tengah-tengah hegemoni tema cinta, muncul satu band baru yang mengusung tema “out of the box”. Bangku Taman, begitu band ini dinamai. Bangku Taman hadir di tengah permusikan Indonesia dengan mengusung tema kritik sosial. Hadirnya band ini seolah menjadi “alarm” bagi kita semua yang selama ini terbuai oleh hedonisme cinta-cintaan ala band-band kini. Band Bangku Taman dengan segala kritikannya mencoba mengajak kita untuk berpikir kritis dan membuka mata lebar-lebar yang selama ini terlena dengan hedonisme-hedonisme yang sudah meraja rela. Review ini merupakan salah satu tugas akhir penulis untuk mata kuliah Brand & Positioning. Mohon maaf kalau ada kata-kata yang salah dan tid...

Diskusi "Kontoversi Wikileaks: Implikasinya terhadap Keterbukaan Informasi di Indonesia”

Gambar
Jumat, (17/12), Dewan pers mengadakan diskusi tentang kontroversi Wikileaks di gedung Dewan Pers lantai 7, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Diskusi ini menghadirkan 3 narasumber, yakni Todung Mulya Lubis (Pakar Hukum), Uni Lubis (Anggota Dewan Pers dan Pemred ANTV), dan Agus Sudibyo (Anggota Dewan Pers). Acara yang dimulai pukul 10.00 ini dihadiri oleh berbagai pihak, salah satunya Fikom Untar. Fikom Untar sebagai institusi perguruan tinggi yang selalu mengikuti perkembangan dunia dalam konteks jurnalistik, periklanan dan public relations mengirimkan 2 orang mahasiswanya ke diskusi tersebut, yakni Elwi dan Nurul. Diskusi ini berjalan menarik, banyak pertanyaan kritis dari audiens yang ditanggapi dengan lugas oleh nara sumber. “Jurnalis harus menempuh cara-cara professional sebagai wujud pemenuhan Kode Etik Jurnalis” ujar Uni Lubis ketika menanggapi pertanyaan dari audiens. Diskusi ini berakhir sekitar pukul 11.45 (Elwi-FIkom Untar)

Diskusi Publik "Remaja, Sex dan Ketabuan Untuk Mencapai MDGs 2015"

Gambar
Jumat, (10/12), Bertempat di Kampus Unika Atma Jaya, Ruang Aula D lt 1, Ungass Forum Indonesia on AIDS mengadakan suatu diskusi publik tentang "Remaja, Sex dan Ketabuan Menuju MDGs 2015" Aku turut hadir dalam diskusi yang dihadiri berbagai pihak itu. Aku sedikit terlambat karena aku harus mengikuti Ujian Akhir Semester terlebih dahulu. Aku sampai pada ruang diskusi sekitar pukul 15.15, dan acara sendiri dimulai pukul 14.00. Diskusi ini dimoderati oleh Lulukazyura Suharman (Aktivis Remaja HIV/AIDS), dengan nara sumber Badriyah Fayumi (Komisioner KPAI), Nia Dinata (Sutradara dan Ibu rumah tangga), dan seorang lagi (tidak tahu namanya). Diskusi ini berjalan menarik, banyak pertanyaan kritis dari audiens yang ditanggapi dengan lugas oleh nara sumber. "Wanita punya hak otonomi atas tubuhnya sendiri, Kalau mau megang2, harus minta izin dulu" ujar Nia Dinata dengan lugas. Acara berakhir sekitar pukul 16.30