Pameran Foto Tragedi Nuklir oleh Green Peace

Halo pembaca ..


Terima kasih sudah membaca tulisan-tulisan saya. Kali ini tentang aksi pameran foto dari Green Peace untuk memperingati tragedi nuklir yang pernah terjadi, salah satunya adalah tragedi Chernobyl dan yang baru-baru ini tragedi Fukushima


Kecelakaan di PLTN Chernobyl pada 26 April 1986 dicatat oleh sejarah sebagai bencana nuklir sipil terburuk di dunia. Walaupun dampak radiasinya begitu besar dan masih bisa dirasakan oleh penduduk di sekitar Chernobyl hingga sekarang, banyak yang telah melupakan kejadian ini.

25 tahun kemudian, dunia seperti disadarkan kembali atas dampak negatif PLTN, ketika krisis nuklir kembali terjadi di Fukushima, Jepang pasca gempa bumi dan tsunami yang menimpa negara itu. Keadaan tidak semakin membaik. Minggu lalu pemerintah Jepang mengumumkan bahwa skala radiasi semakin tinggi dan tingkat siaga nuklir di PLTN Fukushima telah bergerak ke level 7, yang berarti sejajar dengan peristiwa di Chernobyl.

Greenpeace terus berkampanye untuk menolak PLTN dan mendukung penggunaan energi terbarukan demi masa depan yang lebih baik. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Greenpeace dalam memperingati 25 tahun tragedi Chernobyl, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami:

Hari/Tanggal : Minggu, 24 April 2011 pukul 07.00-10.00 WIB

Tempat : Bundaran HI, depan Menara BCA (seberang Hotel Mandarin)

Acara :Pameran foto Greenpeace terkait bencana nuklir di Chernobyl dan Fukushima

Info : Hubungi Supporter Care Unit Greenpeace di 021-718 2708
Selain itu Anda bisa mengikuti aksi bersama membuat origami burung bangau, sebagai simbol harapan bagi masa depan dunia tanpa nuklir. Bersama dengan origami yang kita buat, Anda bisa menuliskan pesan dan harapan bagi masa depan bumi yang akan kami sampaikan langsung kepada pemerintah.

Supporter kami adalah bagian terpenting dari organisasi kami, dan kami sangat berharap Anda bisa bergabung dalam acara ini. Melalui aktivitas bersama ini kita tunjukkan penolakan kita pada energi nuklir dengan segala dampak buruknya yang tak terhindarkan bagi bumi dan kemanusiaan.

Sampai jumpa pada hari Minggu, 24 April!


Salam hangat...

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?