Koruptor Award dan Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram

Cerita ini aku dengar ketika aku bersama 29 kawanku mengikuti acara Liputan 6 Award. Baca berita ini.

Di sela-sela pembagian Award, tampillah Trio Cagur (Deny, Wendy dan Narji) bersama seorang presenter Liputan 6, Nova Rini namanya. Mereka berempat tampil kompak membawakan sebuah parodi, dan kira-kira begini ceritanya :


Narji : Academy Award ada, Music Award ada, Koruptor Award koq nga ada yah..??

Nova : Kalau misalnya ada, mau dikasih hadiah apa buat yang menang..?

Deny : Kursi Listrik.!

Wendy : Tidak Bisa, kita tahu para koruptor itu uda biasa dengan yang namanya kolusi, jadi sebelum dikasih kursi listrik bisa jadi koruptor itu kongkalikong dengan pejabat PLN, jadi ketika didudukan pada kursi listrik, listriknya lemah..!

Deny : Trus apa donk..??

Wendy : Tembak Mati..!!

Deny : 0h, Tidak bisa..! Tembak Mati itu terlalu berat, di Indonesia hukuman buat para koruptor itu ringan, jadi jangan yang berat-berat..!

Narji : Saya ada ide, gimana kalau para koruptor itu dikasih hadiah berupa tabung gas elpiji 3 kilo.

Nova : Lho, lho, emangnya kenapa..??

Narji : Tabung Gas 3 kilo sudah terbukti. Tidak hanya koruptor yang merasakan dampaknya, keluarga si koruptor juga terkena dampaknya.


Suara tepuk tangan langsung saja membahana ke seluruh pojok-pojok Balai Sarbini. Benar-benar sebuah lawakan yang berkelas, elegan dan membawa angin segar ke dunia perlawakan kita yang makin dijejali dengan unsur kekerasan dan ejekan.

Semoga saja lawakan itu mampu menjadi sindiran bagi penegak hukum untuk makin giat menghukum para koruptor tanpa tebang pilih, dan pihak Pertamina untuk meningkatkan kualitas tabung elpiji 3 kilogram.

Maju terus Trio Cagur, semoga semakin kreatif dalam memberikan lawakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

#Digital4Humanity: Mengkomunikasikan Isu Kemanusiaan Melalui Media Sosial