Aku Tidak Golput, Aku Di-Golput-kan Keadaan


12 Mei 2010 kemarin, 9 kapubaten/kota di Sumatera Utara serentak melakukan pilkada. Binjai, tempat kelahiran saya salah satunya. Namun, sangat disayangkan saya tidak bisa mengikuti pesta demokrasi itu. Saya saat ini sedang menimba ilmu di ibu kota.

Sewaktu masih sekolah, guru kewarganegaraan saya selalu menganjurkan setiap orang untuk memilih.

“tidak ada pemimpin sejati bila tidak ada pemilihan”, begitu beliau selalu berkata.

Namun, mau bagaimana lagi..?
Saya terpaksa absen di pesta demokrasi itu, begitu pula dengan beberapa teman seperantauan saya. Mungkin di pemilihan yang akan datang, waktu pemilihan bisa disesuaikan dengan jadwal libur, misalnya bulan Juli atau Desember. Saya rasa tindakan ini bisa menekan angka golput yang tinggi. Angka golput di Sumatera Utara cukup tinggi, sekitar 40% (baca).


Well, saya hanya bisa berharap semoga ke depannya Binjai menjadi kota yang lebih baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?