Sekilas tentang Fakultas Ilmu Komunikasi

Istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha menjadikan apa yang kita sampaikan menjadi milik dia.

Tak dapat disangkal, kini komunikasi sudah menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan ini. Hampir setiap aspek kehidupan membutuhkan yang namanya komunikasi. Bahkan, kini banyak perusahaan yang mengharuskan seorang calon pekerja memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik (soft skill).

"seorang yang bertalenta tinggi terkadang gagal dalam kehidupan. Hal itu bisa terjadi mungkin karena orang itu kurang pandai dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar"

Komunikasi itu penting, menyentuh segala aspek kehidupan, mulai dari hubungan yang paling kecil misalnya hubungan antara ibu dan janin, hingga hubungan antar negara. Tak heran, bila beberapa tahun belakang ini, banyak orang yang meneliti tentang pentingnya komunikasi. Bahkan, komunikasi telah disusun sedemikian rupa, sistematis, dan telah berbentuk ilmu. Banyak Universitas, Sekolah Tinggi, sampai Sekolah Menengah Atas yang memasukan ilmu komunikasi sebagai kurikulumnya.

Dewasa ini, Fakultas Ilmu Komunikasi bak jamur tumbuh di musim hujan. Banyak Perguruan Tinggi ternama yang menawarkan fakultas ini, baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta. Mulai dari Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Padjajaran, Universitas Tarumanagara hingga London School of Public Relation.

Luasnya lapangan kerja serta prospek yang bagus menjadikan fakultas ini menjadi primadona. Beribu-ribu orang berbondong-bondong mengadu nasib mengikuti ujian masuk fakultas ini setiap tahunnya. Dan saya sangat bersyukur saya berhasil masuk di fakultas ini.

Selain prospek ke depan yang cerah, resiko gagal di fakultas ini terbilang cukup rendah. Tanpa bermaksud merendahkan fakultas lain, mari kita berandai-andai, bila Anda gagal di fakultas ini (tidak lulus) minimal Anda sudah memiliki dasar-dasar teknik komunikasi yang baik, Anda sudah bisa jadi salesman. Bandingkan dengan fakultas lain, semisal kedokteran, Bila Anda gagal di fakultas ini. Jangankan jadi dokter, bahkan hanya apoteker pun Boss Anda akan pikir dua kali untuk menerima Anda. Sekali lagi tidak ada maksud untuk menjelekan fakultas lain, hanya sebagai perbandingan saja.

Bila ada kelebihan, tentu saja ada kekurangan. Fakultas yang terbilang sangat muda ini tentu tidak terlepas dari kekurangan. Mengingat usianya yang masih muda, fakultas ini kurang akan pengalaman dalam hal belajar mengajar. Namun, seiring berjalannya waktu, Fakultas ini tentu saja akan terus meningkatkan kualitasnya.

Mengingat pesatnya dunia informatika saat ini, tentu tidak salah bila Anda melirik Fakultas ini sebagai salah satu pilihan Anda ketika memutuskan untuk kuliah.

Hmm. .
Saatnya Anda menentukan pilihan Anda.

Komentar

  1. ragu nih masuk fakultas ilmu komunikasi..
    kedepan nya jadi apa??

    BalasHapus
  2. di dalam ilmu komunikasi ada lagi penjurusannya, ada periklanan, public relations, jurnalistik. Mungkin bisa disesuaikan dengan passionnya. .

    BalasHapus
  3. Saya seorang Mahasiswa jurusan S1 KOMUNIKASI,alasan saya mengapa saya pilih jurusan Komunikasi,karena lima tahun kedepan Jurusan Komunikasi sangat dibutuhkan&dinanti-nanti oleh berbagai perusahaan,tp apa sih enaknya kerja ikut orang lain atau disebuah perusahaan kalau kita masih disuruh-suruh orang,tujuan saya kuliah pilih jurusan KOMUNIKASI ingin menambah wawasan saja,Cita-Cita saya kalau saya nanti sudah selesai Kuliah saya akan menciptaan sebuah lapangan kerja sendiri&membantu orang-orang yang sangat membutuhkan pekerjaan,orang-orang yg gak bisa masuk kerja diperusahaan yg besar karna hanya tamatan SD,SMP,atau SMA,...jadi itulah CITA-CITA saya yg sebenarnya.Kalau Cita-Cita saya nanti bisa terwujud,InsyALLAH orang yg tidak sekolahpun akan saya Bimbing,kasih pengarahan,dan akan saya terima bekerja diperusahaan saya nantinya.mohon Do'a dan dukungannya.terimakasih.SALAM SEMANGAT.

    BalasHapus
  4. Kira-kira kelemahan memilih jurusan ini apa /? ._.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

Apakah PR Harus Cakep?