Pentingnya Sportivitas

Malam itu 19 Pebruari 2009 saya sedang asik-asiknya menonton sebuah serial di televisi. Seperti biasa di setiap serial televisi pasti diselingi oleh iklan komersial. Saya mengikuti saja iklan komersial itu (malas mengganti channel). Ada sebuah iklan yang sangat memukau saya. Iklan tentang pentingnya sportivitas di piala dunia oleh Gudang Garam Internasional. Mungkin sebagian dari Anda sudah pernah menyaksikan iklan itu. Sebuah iklan yang membuat saya terdiam. Bahkan, saya mendownload iklan itu.

Iklan itu bercerita tentang sebuah tim sepakbola yang bertanding di kandang lawan. Suporter tuan rumah tak henti-hentinya "meneror" tim itu. Tim tuan rumah juga tak kalah gencarnya melakukan tindakan provokatif seperti mendorong, menekel, dan menabrak pemain tim tamu. Wasit juga sepertinya membiarkan hal itu terjadi hingga pada suatu momen, tim tamu melakukan sebuah tendangan keras. Tendangan itu berhasil ditepis oleh kiper tuan rumah. Namun, nasib naas menimpa kiper itu. Kiper itu menabrak tiang dan jatuh terkapar. Bola hasil tepisannya tadi melambung liar di udara. Bola itu mengarah tepat ke kaki sang kaptain tim tamu. Di saat kaptain itu hendak melesakan bola, dia melihat kiper lawan sedang terjatuh dan memutuskan untuk tidak jadi menendang bola, bola itu ditangkap, dan sang kaptain itu membantu kiper itu berdiri. Sontak penonton terdiam. Tiba-tiba seorang penonton melakukan standing aplaus, dan langsung diikuti oleh seluruh isi stadion. Benar-benar sebuah iklan yang sangat menginspirasi.

Menyaksikan iklan itu, saya langsung teringat akan perkataan dosen etika saya. Beliau pernah berkata,



"Bila Anda dipermalukan di depan umum, jangan balas dengan mempermalukan mereka di depan umum. Balas mereka dengan cara yang beretika maka orang-orang yang melihat itu akan semakin memberi respek kepada Anda"

Bagi Anda yang penasaran, Anda bisa menyaksikan iklan itu di http://www.youtube.com/watch?v=AzU1XBy6zBE

Memang sebuah iklan yang sangat memukau, dan menjadi iklan terbaik yang pernah saya tonton. Semoga iklan itu bisa menginspirasi semua orang untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas walau terus dicurangi.
Terima kasih Gudang Garam Internasional.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Pembelaan Untuk Dian Sastro

Berkenalan Dengan Nyonya Auw Tjoei Lan, Sang Kartini Tionghoa

#Digital4Humanity: Mengkomunikasikan Isu Kemanusiaan Melalui Media Sosial